Label

berita (1) galeri (5) info (2) OSPI (1) PSB (1) Sajian Utama (1)

Selasa, 19 Mei 2015

PROGRAM PONDOK PUTRI PESANTREN TEBUIRENG 2015-2016

Alhamdulillah berkat rahmat Allah yang Maha Esa, Pondok Putri Pesantren Tebuireng menerima santri baru tahun ajaraan 2015-2016. Untuk mengetahui nama-nama santri yang lolos tes Gelombang 1, silakan klik di sini.

Kami selaku pengurus pondok putri pesantren Tebuireng mengucapkan selamat kepada seluruh calon santri yang telah lolos di gelombang satu. Perlu diketahui pondok putri adalah salah satu unit di yayasan Hasyim Asy'ari yang memiliki program sebagai berikut :

1. Program Reguler
2.Program Khusus terdiri dari :
  • Tahfidhul Qur'an
  • Takhassus Kitab Salaf
  • Pendalaman Bahasa Asing (Arab dan Inggris)
Untuk mengetahui rangkain kegiatan masing-masing program silakan lihat JADWAL KEGIATAN SANTRI PONDOK PUTRI PESANTREN TEBUIRENG
Untuk mengetahui seputar Pondok Putri Pesantren Tebuireng silakan lihat di sini.

Mulai tahun ajaran 2015-2016, Pondok Putri Pesantren Tebuireng membatasi jumlah santri yang mengikuti program khusus. Hal ini dilakukan untuk memaksimalkan terlaksananya program secara efektif. Maka, bagi semua santri baru Pondok Putri Pesantren Tebuireng 2015-2016 diwajibkan mengisi formulir untuk kemudian dilakukan pendataan. Dan bagi santri yang berminat mengikuti program khusus, harap mempersiapkan diri untuk melaksanakan tes penyaringan. Jadwal menyusul.


Materi tes program khusus, 

1. Tahfidz Qur'an : 
  • Membaca Al-qur'an
  • hafalan Juz 30
2. Takhasus Kitab Salaf :
  • Membaca kitab salaf dan maknanya
  • Menulis huruf arab jawa (pegon)
3. Pendalaman Bahasa Asing (Arab dan Inggris)
  • Tes lisan (percakapan singkat dengan berbahasa arab & inggris)
Nb. Untuk masing-masing program khusus hanya menerima maksimal 14 santri baru, 

__________________
Setelah mengisi formulir, santri baru harap melakukan konfirmasi kepada Pengurus Pondok Pesantren Tebuireng.

Usth. Maria Al-Ghiftia (Ketua PSB Pondok Putri Pesantren Tebuireng) : 085 648 393 794
Usth. Vevi Alfi Maghfiroh (Koordinator Qism At-ta'lim Pondok Putri Pesantren Tebuireng) : 089 640 447 802

Sabtu, 16 Mei 2015

PONDOK PUTRI PESANTREN TEBUIRENG

                Pondok Putri Pesantren Tebuireng adalah salah satu unit dibawah naungan Yayasan Hasyim Asy’ari Tebuireng dari semua unit lainnya yang meliputi : Pondok Pesantren Tebuireng Putra (Pondok Induk), MTs Salafiyyah Syafi’iyah, SMP A. Wahid Hasyim, MA Salafiyah Syafi’iyyah, SMA A. Wahid Hasyim, Madrasah Mu’alimin, dan Ma’had Aly Hasyim Asy’ari.

 Sejak awal berdirinya Pesantren Tebuireng pada tahun 1899, Pesantren ini hanya menerima santri putra saja. Seiring berjalannya waktu, pada kisaran tahun 2003, Tebuireng mendirikan pondok khusus putri. Ini merupakan respon atas usulan dari para alumni, guru, dan masyarakat sekitar, serta dukungan dari Dzuriyah Bani Hasyim. Pertimbangannya, Pendirian Pondok Putri sangat berguna untuk mengawasi langsung santri putri yang belajar di unit-unit pendidikan di Tebuireng. Selama ini, pengawasan terhadap mereka sangat kurang karena mondok di tempat lain.

Santri putri pertama berjumlah 10 orang. Satu tahun kemudian meningkat menjadi 50-an orang, dan pada tahun 2008 sudah mencapai 112 orang. Para santriwati berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Dan jumlah santri pondok putri terus semakin bertambah tiap tahunnya.

Lokasi pondok putri berada jauh dari pondok putra, berjarak sekitar 500 m. Berdiri di atas tanah seluas 795,00 M2 peninggalan Kiai Hasyim Asy’ari, tepatnya di belakang Masjid Ulil Albab, di sebelah selatan lokasi parkir bis para peziarah dan berdekatan dengan semua unit sekolah yang ada di Tebuireng. Terutama dengan SMP A. Wahid Hasyim.

Sejak didirikan hingga kini, pondok putri diasuh oleh Drs. KH Fahmi Amrullah Hadziq (adik alm. Gus Ishom). Beliau pernah menjadi kepala sekolah SMA A.Wahid Hasyim dan kepala Madrasah Aliyah Salafiyah Syafi’iyah Tebuireng.

Aktifitas Harian dan Mingguan
                Beragam aktifitas mengiringi kehidupan sehari-hari santriwati pondok putri. Adapun kegiatan rutin harian seperti salat jama’ah, pengajian ba’da shubuh (PBS), tahfidzul hadist wa al-qur’an (THQ), bimbingan baca al-qur’an (BBQ),  bimbingan baca kitab (BBK), bandongan kitab salaf, tahlil, pembacaan maulid diba’, pelatihan khitobah 4 bahasa (Indonesia, Jawa, Arab, dan Inggris). Dan kegiatan ekstrakurikuler (banjari, speech, samroh, seni baca qur’an (SBQ), jurnalistik, kaligrafi, dan Kudaireng).

Program Khusus Santriwati Pondok Putri
                Untuk tahun ajaran baru 2015-2016, pondok putri pesantren Tebuireng membuat program khusus yang terdiri dari : Program Tahfidh Al-Qur’an, Takhasus Kitab Kuning, dan Pendalaman Bahasa Arab dan Inggris. Program ini adalah diperuntukan untuk para santri yang berminat  mengembangkan bakat dan minat sesuai dengan yang diminati, dengan komitmen penuh dalam  mengikuti semua kegiatannya.

                Program Khusus bertujuan untuk mencetak santri dengan keunggulan khusus dalam bidang yang diikuti. Adapun bagi santriwati yang tidak berminta untuk mengikuti salah satu program tersebut atau yang tidak lulus dalam tes pemyeleksian program, maka akan mengikuti program santri pada umumnya (seperti yang disebutkan diatas).

Rincian kegiatan dan target dalam program khusus

a.       Program Tahfidh Qur’an

Rincian Kegiatan :     
-     Setoran hafalan al-qur’an
-          Pembelajaran tahsin dan tartil Al-qur’an
-          Muroja’ah hafalan
-          Bandongan Kitab Salaf
-          Ekstrakurikuler

Target                   :    
-     Minimal : Santri menghafal 10-15 Juz
-          Maksimal : Santri menghafal 30 Juz

Nb. Santri harus memiliki komitmen tinggi dalam menghafal, jika tidak maka akan dipindahkan dari program Tahfidh

b.      Program Takhasus Kitab salaf

Rincian Kegiatan :                  
-     Pendalaman kitab kuning (PKK)
-          Bandongan kitab salaf
-          Kajian kitab salaf
-          Pendalaman bahasa arab
-          Hafalan nadzhom imrithi, dll

Target                  :                  
-     Menguasai kitab Fathul Qorib (baik membaca maupun maknanya)
-          Menguasai Ilmu Alat (Nahwu & Shorof)
-          Minimal menguasai nadzhom imrithi
-          Mendalami beberapa kajian kitab salaf

c.       Pendalaman Bahasa Arab dan Inggris

Rincian Kegiatan :   
-     Ilqo’i Mufrodat (pemberian mufrodat dan vocabularies
-          Tasji’ul Lughoh
-          Muhadatsah / Conversation
-          Khitobah dan Speech
-          Dan kajian-kajian tertentu dengan menggunakan bahasa arab &  inggris

 Target                  :                 
-     Cakap dalam berbahasa arab dan inggris (Speaking)
-          Menguasai tata bahasa arab dan inggris (Grammar, Nahwu dan Sharaf)
-          Mampu menulis dengan menggunakan bahasa arab dan inggris (writing)

Rincian Kegiatan Santri Secara Umum*

1.       Pengajian Ba’da Shubuh : - Binadhor (30 Juz), hafalan Juz ‘Amma dan surat-surat pilihan (Surah Yasin, Al-Waqi’ah, Al-Mulk)
2.       Bimbingan Baca Qur’an (BBQ)
3.       Tahfidh Hadist wal Qur’an (THQ) : Hadist Arba’in Nawawi, Surat-Surat Pilihan  (Juz ‘Amma, Yaasin, Aal-Mulk, Al-Waqi’ah, Juz 1 & Juz 2, serta tahlil dan do’a
4.       Kegiatan Malam Selasa (Istighosah, Pembacaan Maulid Diba’i, Khitobah (arab, inggris, indonesia, dan jawa)
5.       Bandongan Kitab Salaf
6.       Bimbingan Baca Kitab (Fathul Qorib, Nahwu, Sharaf)
7.       Ekstrakurikuler (banjari, speech, samroh, seni baca qur’an (SBQ), jurnalistik, kaligrafi, dan Kudaireng).
8.       Kegiatan Jum’at ( Khotmil Qur’an, Ziarah, Senam, Ro’an Akbar)
 

Jumat, 19 Desember 2014

Kegiatan Harian Kami :)

Ada sebuah pepatah yang mengatakan bahwa masa yang paling indah adalah masa muda. Kami menyadari penuh atas kesempatan yang banyak tersedia bagi kami, terutama sebagai santri Pondok Putri Pesantren Tebuireng.

Pondok Putri Pesantren Tebuireng adalah bagian dari yayasa Pesantren Tebuireng. Seluruh kegiatan yang kami lakukan di sini selalu dikondisikan sebaik mungkin. Sebagai manusia biasa, santri terkadang juga merasakan sebuah kejenuhan atas suatu keadaan. Tetapi kami tak akan pernah membiarkan rasa itu terlalu lama bersama kami. Bersama kepala Pondok kami, ayahanda tercinta Gus Fahmi Amrullah dan seluruh pembina yang senantiasa mengarahkan kami, segala hal buruk sebisa mungkin harus segera dienyahkan.

Kawan-kawan yang berkenan menengok kegiatan harian kami, sila lihat disini. :)


Kamis, 20 November 2014

Galeri Maulid Nabi


Penampilan Banjari "al-husna"
pada maulid nabi Muhammad SAW




Pembacaan Dibaiyyah 
oleh perwakilan kamar


Pembagian Hadiah
pada perlombaan Maulid Nabi


Pengajian Umum
oleh Gus Fahmi Amrullah Hadziq

Galeri Lomba Akhirussanah


Lomba yel-yel 
Akhirussanah 2014




Lomba eat bulaga
Akhirussanah 2014


Keseruan lomba akhirussanah



Lomba Baca Kitab 
Akhirussanah 2014



Lomba Pidato Bahasa Arab
Akhirussanah 2014


Lomba Nasyid
Akhirussanah 2014


Lomba Kaligrafi
Akhirussanah 2014

Galeri Muhadloroh Khitobatil Mimbariyah dan Pentas Seni




Muhadloroh Kubro dan Pentas Seni
yang diadakan oleh pengurus OSPI bagian penggiat bahasa


Menampilkan semua kreasi seni santri
 yang ditampilkan oleh masing-masing kamar


Penampilan dari tamu undangan 
Pondok putri Al-Farros


Musikalisasi Puisi oleh kamar A



Pembagian Hadiah kepada pemenang Quis Bahasa

Galeri Bedah Buku "Guru Sejati"



Pemberian cindera mata oleh kepala Pondok Putri Pesantren Tebuireng
kepada massyamsul huda penulis buku "Guru Sejati"


Acara Bedah Buku "Guru Sejati" 
diadakan oleh pengurus OSPI bagian pengembangan diri dan perpustakaan
dengan menghadirkan Massyamsul Huda, penulis "Guru Sejati"
yang dimoderatori oleh Ahmad Fauzan selaku kepala Sanggar Kepoedang


Pose Bersama para ustadzah Pondok Putri dengan penulis


Pose Bersama para pengurus OSPI dengan penulis

Galeri Out Bound


 Out Bound yang diadakan oleh OSPI
untuk seluruh santriwati baru tahun ajaran 2014-2015,
merupakan program kerja bagian olahraga dan kesenian (ORKES)


Bina Suasana kegiatan Out Bound di depan asrama Nafiqoh 
dipimpin oleh Panitia


Pose panitia di acara api unggun 
pada malam penutupan Out Bound
OSPI JAYA......



Persiapan Out Bound
Sarapan dulu biar ngga lemes......


Azza azza Fighting.....
biar cemong tapi tetap semangat....
OSPI maju terus pantang mundur


Api Unggun telah menyala.....

Tebarkan Cinta Kasih lewat BAKSOS


Pengurus organisasi santri pondok putri (OSPI) mengadakan bakti sosial dan buka bersama panti asuhan Al-Hasan Watugaluh, Keras, Jombang. Jum’at (4/7). Bakti sosial (Baksos) merupakan salah satu program kerja OSPI periode 2014-2015 dalam rangka menebar cinta kasih antar sesama di bulan Ramadhan ini.

Tebarkan Cinta Kasih lewat BAKSOS
WATUGALUH – Kedatangan bulan Ramadhan yang merupakan bulan penuh rahmat dan barokah memberikan makna tersendiri bagi seluruh umat islam, bulan yang hanya datang sekali dalam setahun dijadikan sebagai ajang mengumpulkan pahala. Bergabai kegiatan sosial dilakukan dalam rangka tebar kasih sayang di bulan yang suci ini, tak lain halnya dengan pengurus Organisasi Pondok Putri (OSPI) yang mengadakan acara Bakti Sosial (Baksos) dan buka bersama di Panti asuhan Al-Hasan Watugaluh, Jum’at (4/7).
Acara yang bertemakan “Tebarkan cinta kasih antar saudara sesama muslim di bulan suci Ramadhan” ini diikuti oleh seluruh pengurus OSPI serta delegasi santri perkamar. Kegiatan bakti sosial merupakan agenda wajib dari program kerja tahunan pengurus OSPI, sebagai organisasi internal pondok putri pesantren Tebuireng.
“Baksos dan buka bersama ini tak lain merupakan agenda tahunan kami selaku pengurus OSPI, dan kunjungan kami bukan kali pertama di panti asuhah ini” kata Abda Ilma Rodiana, selaku ketua OSPI periode 2014-2015.
Bukan hanya pengurus OSPI saja yang meramaiakan acara ini, akan tetapi para pengurus LSPT (Lembaga Sosial Pesantren Tebuireng) ikut serta dalam membuka acara buka bersama yang kemudian dibuka oleh Drs.Fahmi Amrullah (Gus Fahmi) selaku pengasuh pondok putri pesantren Tebuireng.
Kedatangan para pengurus OSPI ini disambut baik oleh pengasuh panti asuhan Al-Hasan, Drs. Miftahul Hinan dan ning Sholihah Izzah S.Ag ( Ning ika), yang merupakan pengasuh dari generasi kedua setelah perintis pertama, Bapak H.A. Dhofir dan Hj.Sutiah wafat. Panti Asuhan yang berisi 66 anak yang terdiri dari berbagai macam tingkatan usia, diantaranya adalah 6 Bayi, dan sebagian besar Anak Balita, dan ada juga yang sudah menempuh sekolah di jenjang SMP, SMA, bahkan perguruan tinggi.
            Panti asuhan Al-Hasan berdiri atas nama yayasan keluarga dan bukan milik negara, sehingga uluran tangan para donatur dan relawan sangat diharapkan. Bukan hanya sekedar materil saja akan tetapi yang lebih terpenting lagi adalah kasih sayang para donatur dan relawan kepada seluruh anak-anak penghuni panti, dikarenakan usia BALITA yang masih haus kasih sayang orang terdekatnya, hal ini terlihat dari antusias para penghuni panti dalam menyambut kedatangan rombongan para pengurus OSPI.
            Keberadaan panti asuhan Al-Hasan sangat berarti bagi para bayi-bayi dan BALITA yang ditinggal dan dibuang keluarganya, di tempat ini pula mereka mendapat kasih sayang dan pendidikan yang terjamin “anak-anak yang berada di panti ini kami didik dan kami sekolahkan sampai mereka bisa mandiri dan hidup sendiri, dan kami tidak menerima adopsi kecuali pada keluarga mereka sendiri” Ucap Ning Ika, salah satu pengasuh panti asuhan Al-Hasan.
            Tenaga kerja yang yang dipekarjakan sekitar berjumlah 6 orang, selain untuk membantu urusan domisili, masak, mencuci, dan kegiatan rumahan lain. Juga bertanggung jawab pada masalah pendidikan anak, seperti mengajar ngaji, membaca, menulis pada anak-anak usia dini. Mereka bukan seorang relawan melainkan para pekerja yang tidak hanya mencari gaji semata melainkan dengan ikhlas mereka mengutarakan kesediaannya untuk mengurusi anak-anak panti.

            Kegiatan baksos dan buka bersama ini ditutup dengan salam-salaman dan pembagian ampao dan jajanan pada seluruh anak panti,  bukan hanya memberi kesan kepada peghuni panti asuhan Al-hasan saja, juga melainkan kesan terdalam dirasakan oleh para pengurus OSPI.        

Makna Lambang OSPI








 Makna dari Lambang OSPI :

1. Segi Lima, bermakna nilai dari prinsip Tebuireng,  sesuai dengan nilai dari prinsip dasar Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, yaitu (Jujur, Ikhlas, Kerja Keras, Tanggung Jawab, Tasamuh). Selain itu juga menggambarkan rukun Islam yang terdiri dari lima rukun yang harus dilakukan seorang muslim agar menjadi Muslim yang sempurna.

2. Warna Emas, bermakna kejayaan, diharapkan agar OSPI mampu mengabdi untuk membantu berjayanya Pondok Putri Pesantren Tebuireng

3. Warna Hitam, bermakna Keberanian dan Kekuatan, melambangkan OSPI mengikat setiap anggotanya dalam ikatan tali Ukhuwan Islamiyah agar mampu menciptakan kekuatan dan persatuan dalam membantu kemajuaan Pondok Putri Pesantren Tebuireng

4. Mutiara Putih, bermakna bahwasanya OSPI akan selalu melangkah tanpa henti dalam membantu pondok samahalnya dengan lingkarang yang tak pernah punya ujung, Mutiara berwarna Putih, melambangkan kesucian dan sesuatu yang berharga, bermakna bahwasanya OSPI belajar dan mengabdi di Pondok Pesantren Tebuireng dengan niat ikhlas lillahi ta'alla

5. Dua Daun di bawah Lambang Tebuireng, bermakna bahwasanya OSPI berusaha untuk menjugjung nama baik Tebuireng khususnya Pondok Putri.

6. Pita, bermakna ikatan kuat